Banyaknya Pilihan Anti Oksidan, Namun hanya
Niwana SOD yang paling Efektif.
Niwana SOD adalah produk Suplemen Antioksidan
Analog terbuat dari tumbuh-tumbuhan alami yang dapat bekerja seaktif enzim SOD
tubuh manusia. Efektifitasnya telah terbukti selama puluhan tahun tidak hanya
sebagai suplemen pencegah penyakit akan tetapi efektif membantu terapi
penyembuhan berbagai penyakit degeneratif dan penyakit autoimun yang disebabkan
oleh Radikal Bebas.
Kandungan Yang Terdapat Pada Niwana SOD
Terbuat dari 100% bahan-bahan alami dengan
kandungan antioksidan tinggi terdiri atas: Kedelai, biji wijen, gandum,
hatumogi, kulit beras, teh hijau, jeruk yuzu dan kouji.
Formulator Niwana SOD
Formulator Niwana SOD adalah Prof. Dr. Yuki Niwa,
M.D, Ph.D.
Manfaat Niwana SOD
- Melindungi sel dari kerusakan oleh radikal bebas
- Mencegah dan memulihkan/meringankan penyakit-penyakit Degeneratif (Jantung, Stroke, Kanker, Diabetes Melitus, dll)
- Mencegah dan memulihkan/meringankan penyakit-penyakit Autoimun (Psoriasis, lupus, dll)
- Mencegah dan memulihkan/meringankan Penuaan dini (Flek, keriput, dll)
- Menguatkan sistim kekebalan tubuh.
- Keunggulan Niwana SOD
- 100% terbuat dari bahan alami; Kedelai, biji wijen, gandum, hatumogi, kulit beras, daun the hijau, jeruk yuzu dan Kouji
- Multi Antioksidan (Riboflavin, Vitamin E, Karotin, Kactecin, Asam Askorbat, Sesamol, Luteolin, Quersitin, Asam Kojik, Kaemferol, Pinosterol, Asam Siringit, Asam Feurelik dan Isorhamnetin.
- Antioksidan Analog (AOA), anti oksidan berat molekul rendah yang bekerja seaktif AO molekul tinggi (AO enzimatik alami dalam tubuh.
- Mampu memperbaiki kemampuan induksi enzim SOD alami tubuh.
- Daya serap sampai ketingkat sel dimana kerusakan akibat Radikal bebas.
Dosis dan Cara Konsumsi
Dosis :
Untuk Pencegahan, Dosisi : 1 – 2 sachet/hari
Untuk Terapi, Dosis : 3 – 6 sachet/hari
(tergantung berat ringannya gejala)
Cara Konsumsi :
Konsumsi 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah
makan dengan air hangat (secara langsung atau aduk terlebih dahulu).
Dapat juga dicampur dengan jus buah.
Bisa dikonsumsi semua usia dari balita sampai
lansia termasuk ibu hamil dan menyusui
PENGETAHUAN
Radikal Bebas adalah unsur (seperti oksigen) yang
kehilangan satu atau lebih elektronnya sehingga menjadi tidak stabil / radikal
yang dapat merusak sel-sel organ tubuh dan dapat mengakibatkan terjadinya
penurunan fungsi organ-organ tubuh sehingga munculnya penyakit-penyakit
degeneratif.
Mungkin anda bertanya mengapa disaat ilmu
pengetahuan dan teknologi dibidang kedokteran semakin maju justru
penyakit-penyakit degeneratif semakin meningkat jumlahnya?. Penyakit jantung
koroner misalnya masih menempati urutan pertama sebagai penyebab kematian.
Begitu juga dengan kanker, tumor, stroke, hipertensi, gagal ginjal, diabetes
melitus sampai masalah penuaan dini semakin banyak jumlahnya.
Penelitian-penelitian ilmiah dibidang kesehatan
menunjukkan bahwa stress oksidatif dalam tubuh manusia oleh radikal bebas
berperan besar dalam kerusakan organ tubuh manusia yang berakhir pada munculnya
suatu penyakit degeneratif. Hingga saat ini teori yang paling diyakini sebagai
penyebab utama penuaan dini dan berbagai penyakit degeneratif adalah teori
penuaan akibat RADIKAL BEBAS. Sebagaimana di paparkan oleh CARPER J (1996)
bahwa Poses menua berlangsung ketika sel-sel dirusak oleh serangan terus
menerus dari partikel kimia – oksigen radikal bebas- yang menumpuk dari tahun
ke tahun hingga sampai pada kerusakan organ yang sulit disembuhkan.
Sumber / Pemicu Radikal Bebas
Telah diketahui bahwa radikal bebas meningkat
produksinya dalam tubuh (factor internal) ketika terjadi stress/cemas/depresi,
bekerja/olahraga berlebihan, radang dan luka. Bukan hanya itu faktor eksternal
yang semakin meningkat seperti polusi (air, tanah, udara), pemakaian bahan
kimia makanan, obat-obatan, terapi dengan sinar x, kemoterapi, antibiotic,
herbisida, pestisidan, insektisida, paparan sinar UV dari matahari dan
lain-lain. Saat ini kedua sumber tersebut semakin meningkat maka sangat logis
jika hari ini dan masa yang akan datang kejadian penyakit degeneratif tetap
menjadi masalah utama yang mengancam kehiduan manusia.
Mekanisme Perusakan Organ Oleh Radikal Bebas
Untuk mencapai kondisi stabil, oksigen radikal akan menangkap elektron dari senyawa-senyawa penyusun sel maupun organ, baik karbohidrat, protein ataupun lemak. Radikal bebas akan merusak DNA sel yang dapat mengakibatkan pertumbuhan sel yang abnormal dan dapat berkembang menjadi sel kanker ataupun tumor. Radikal bebas juga dapat menyerang organel-organel sel yang mengakibatkan kematian sel yang berujung pada penurunan fungsi organ dan penyakit degeneratif. Selain itu radikal bebas juga memicu pembentukan aterosclerosis, merusak control sistim imun tubuh yang dapat berakibat pada munculnya penyakit-penyakit autoimun.
Antioksidan Penetral Radikal Bebas
Secara alami tubuh manusia telah dilengkapi suatu
sistem pertahanan yang dapat menetralkan radikal bebas, berupa antioksidan
enzimatik (SOD, katalase dan Gluthationin), senyawa antioksidan juga terdapat
dalam bahan pangan yang dikonsumsi seperti vitamin C, E dan betakaroten serta
mineral-mineral tertentu. Antioksidan utama dan yang paling efektif adalah
antioksidan enzimatik berupa enzim SOD. Produksi dan daya induksi/kerja enzim
ini akan menurun sejalan dengan pertambahan usia. Jadi dapat disimpulkan bahwa
kemampuan alami tubuh dalam menetralkan radikal bebas akan menurun sejalan
dengan pertambahan usia. Keadaan ini sungguh berbahaya karena dalam waktu yang
bersamaan sumber-sumber radikal bebas dari luar tubuh semakin hari jumlahnya
semakin meningkat. Untuk mencapai keseimbangan radikal bebas dan antioksidan
dalam tubuh, maka diperlukan pasokan antioksidan yang memadai.
Sumber Antioksidan
Antioksidan banyak terdapat dalam bahan pangan
yang kita konsumsi sehari-hari, namun antioksidan tersebut dalam bentuk terikat
dengan senyawa lain sehingga persentase yang dapat diserap oleh tubuh sangat
sedikit, belum lagi dalam proses pengolahan bahan pangan menjadi makanan dapat
merusak antioksidan tersebut. Lalu apa yang harus kita lakukan? Cara
satu-satunya adalah mengkonsumsi suplemen antioksidan. Namun jangan salah dalam
memilih suplemen antioksidan. Pilihlah yang terbuat dari bahan alami dengan
efektifitas yang bisa diandalkan atau dengan kata lain efektifitasnya sama
dengan antioksidan utama yang ada dalam tubuh kita.
Hasil Riset Tentang Sifat-Sifat Penting
Antioksidan
Antioksidan alami lebih tinggi tingkat
pemanfaatannya oleh tubuh dibanding dengan Antioksidan buatan/sintesis. (Yuki
Niwa, Free Radicals Invite Death).
Konsumsi Antioksidan tunggal dosis tinggi dapat
meningkatkan Radikal Bebas dalam tubuh (Yuki Niwa, Free Radicals Invite Death).
Multi Antioksidan jauh lebih efektif dibanding AO
tunggal, makin beragam jenis AO makin tinggi efektifitasnya (Yuki Niwa, Free
Radicals Invite Death).
Antioksidan Enzimatik tidak efektif dikonsumsi
karena rusak oleh asam lambung/enzim pencernaan dan sulit diserap dinding usus
karena berat molekulnya tinggi (Yuki Niwa, Free Radicals Invite Death). 5.
Waktu paruh antioksidan enzimatik sangat singkat sehingga tidak efektif
digunakan bahkan dengan metode penyuntikan sekalipun (Yuki Niwa, Free Radicals
Invite Death).
TESTIMONI
Drs.
Marasmis Abdi, 57 th - Pekanbaru Riau
Pada
akhir tahun 2002 saya mengalami infeksi ginjal yang menurut dokter kedua ginjal
saya mengecil dan tinggal 50% saja dari ukuran normalnya. Gejala awalnya adalah
pinggang sakit seperti terkilir, tidak mampu berjalan jauh, bahkan untuk jarak
100m saja saya harus istirahat 2 kali, perut mual, kepala pening, berdiri dan
berjalan sedikit miring.
Setelah
melalui pemeriksaan laboratorium ternyata kadar Ureum atau Urea N tinggi yaitu
91 mg/dl (normal 5 – 23 mg/dl). Dua bulan berikutnya Februari 2003 Ureum-nya naik
lagi menjadi 123 mg/dl dan pada bulan April 2003 menjadi 143 mg/dl. Dokter
memutuskan harus segera cuci darah karena Ureumnya sudah terlalu tinggi. Dengan
segala alasan saya mohon ditunda dulu karena saya belum siap.
Pada
tanggal 10 April 2003, saya mendengar informasi tentang Niwana SOD dan pada
saat itu juga saya langsung konsumsi dengan dosis 2 x 1 sachet selama 20 hari.
Pada hari ketiga setelah konsumsi Niwana SOD, sakit pinggang & mual mulai
berkurang, jalan pun sudah mulai tegak. Akhirnya, kembali saya cek darah ke
laboratorium ternyata hasilnya cukup menggembirakan Ureum turun menjadi 88
mg/dl dan pada tanggal19 Juni 2003 Ureum turun lagi menjadi 68 rnq/dl,
Saya bersyukur karena saya terhindar dari cuci darah.
Namun
pada tanggal 20 Juni 2003, saya hentikan konsumsi dan dua bulan kemudian secara
berturut-turut tanggal 20 Agustus 2003 Ureumnya naik lagi menjadi 83 mg/dl dan
tanggal 27 Oktober 2003 menjadi 94 mg/dl. Kembali dokter menganjurkan segera
cuci darah karena sewaktu – waktu bisa pingsan. Untuk kedua kalinya sayapun
memohon penundaan karena saya masih belum siap. Tanggal 6 November 2003 saya
putuskan kembali untuk mengkonsumsi Niwana SOD dengan dosis 1 x 1 sachet/hari.
Hasil laboratorium tanggal 8 Desember 2003 menunjukkan bahwa Ureumnya turun
lagi menjadi 77 mg/dl. Dokter menyarankan supaya saya terus mengkonsumsi Niwana
SOD dan jangan berhenti lagi ditengah jalan. Terima kasih Tuhan, berkat Niwana
SOD saya sempat terhindar dari cuci darah.
Ni Ketut Sulastri, 62 tahun - Bali
November
2000 saya harus menjalani operasi batu empedu di sebuah RS di Bali. Operasi
berjalan sukses, rasa nyeri yang selama ini sangat menggangu tidak muncul lagi.
Akhirnya setelah 1 minggu dirawat saya diizinkan pulang. Pada hari ke-10
semenjak kepulangan saya dari rumah sakit, tiba-tiba saya merasakan nyeri pada
perut bagian atas, mual dan muntah. Saya dinyatakan mengalami gangguan pada
liver dan kembali harus menjalani perawatan di RS selama ± 3 minggu. Atas saran
dokter saya harus tetap kontrol dari mulai 1 minggu sekali hingga 1 bulan
sekali dan itu rutin harus saya lakukan hingga akhir tahun 2006. Bukannya makin
membaik, kesehatan sayapun makin terpuruk. Penglihatan saya menjadi berkurang,
jantung sering berdebar-debar khususnya menjelang tidur, berjalan tidak bisa
lagi tegak (harus membungkuk), kencing tidak lancar dan kolesterol tinggi. Pada
akhirnya saya hanya bisa pasrah dan memutuskan untuk berhenti menjalani
pengobatan medis.
Secercah
harapan muncul ketika pada tanggal 19 Desember 2006, saya menghadiri seminar
kesehatan dan melakukan pemeriksaan dengan tehnik Ryodoraku yang
diselenggarakan oleh KK Indonesia. Atas saran nutritionist yang memeriksa,
selama 3 bulan saya dianjurkan untuk mengkonsumsi Niwana SOD 3 x 1 sachet/hari,
Supergreen Food 3 x 2 tablet/hari, OGF 1/2 sendok takar diminum sebelum
tidur dan Natesh yang ditempel pada kedua telapak kaki sebelum tidur selama 15
hari. Setelah 3 minggu saya rasakan ada perubahan yang berarti. Mata saya dapat
melihat dengan jelas lagi, nyeri di perut sebelah kanan dan rasa mual tidak ada
lagi, kaki yang bengkak sudah normal kembali dan jantung tidak lagi
berdebar-debar. Setelah saya cek darah pada tanggal 24 Januari 2007, ternyata
kolesterol, asam urat dan trigliserida sudah normal kembali.
Terima
kasih KK Indonesia, karena sampai saat ini saya tidak merasakan sakit apapun
lagi.
Mioma
& Penebalan Dinding Rahim – Elvi Yilda, 32 tahun, Padang – Sumatra Barat
Berawal dari kejadian pendarahan yang terjadi
pada bulan April 2003, saya segera melakukan pemeriksaan ke salah satu rumah
sakit ternama di Jakarta. Dari hasil pemeriksaan, dokter mengatakan bahwa pada
kandungan saya terdapat Mioma dan penebalan dinding rahim.
Sakit yang saya derita berlanjut dan menjadi
semakin parah.Saya diterapi dengan suntikan Tapros setiap bulan sebanyak 3 kali
berturut-turut. Dengan terapi ini badan saya menjadi lemas tak bertenaga dan
sepertinya tulang melemas dan terasa nyeri terutama ketika berada di ruangan
ber-AC.
Selain terapi medis saya juga mengupayakan
terapi dengan jus buah, brokoli dan wortel 2 kali sehari. Semua yang telah saya
lakukan belum memberikan kesembuhan maksimal. Pada bulan April 2004 saya mulai
mengkonsumsi Niwana SOD dengan dosis 2 x 3 sachet per hari dan Supergreen Food
(SGF).
Pada awal bulan Juli terjadi suatu peristiwa
yang tak terduga, terasa ada yang mau keluar dari dalam rahim saya. Setelah
mengejan akhirnya keluar satu gumpalan daging yang sangat alot sebesar telur
itik, kejadian yang sama terjadi kembali pada sore hari.
Saya kaget dengan kejadian tersebut dan itulah
awal dari kesembuhan saya. Kini setelah memakai Niwana SOD dan SGF saya menjadi
sembuh, kekuatan pulih kembali, pendarahan tidak terjadi lagi, termasuk dinding
rahim yang menebal kini menjadi normal kembali. Terima kasih kepada KK
Indonesia yang telah memasarkan produk-produk berkualitas.









No comments:
Post a Comment